Bulan: Februari 2026
Ramadhan: Sekolah Pengendalian Sebelum Sejarah Memberi Kuasa
(Tahun ke-2 Hijriah) Oleh: Azis Subekti * Puasa tidak turun ketika umat Islam sepenuhnya lemah. Ia juga tidak turun saat kekuasaan telah mapan dan mapan itu mulai membatu. Puasa diturunkan di titik paling genting sejarah: ketika sebuah komunitas baru saja belajar berdiri, dan untuk pertama kalinya merasakan bahwa mereka mungkin mampu mengubah dunia. Tahun kedua… Read More ›
Hemingway dan Pesan Pencapaian Keabadian: Salju di Puncak Kilimanjaro
Dalam dunia Ernest Hemingway, keabadian bukanlah soal hidup selamanya, melainkan tentang meninggalkan jejak yang jujur sebelum ajal menutup pintu. Ia tidak mempercayai kemegahan kata-kata, tetapi percaya pada ketepatan. Ia tidak memuja usia panjang, tetapi keberanian untuk hidup tanpa berkhianat pada diri sendiri. Semua itu mengeras dalam kisah pendeknya, Salju di Puncak Kilimanjaro—sebuah renungan sunyi tentang… Read More ›
Mikel Arteta dan Anak-anak Arsenal yang Ingin Mengakhiri Puasa Gelar
Ada klub yang besar karena sejarah, ada yang hidup dari nostalgia. Arsenal—dalam beberapa tahun terakhir—berusaha menjadi yang ketiga: besar karena keberanian menulis ulang nasibnya sendiri. Di tepi lapangan, Mikel Arteta berdiri bukan sekadar sebagai pelatih, melainkan penjaga api. Api yang dulu pernah berkobar terang, lama meredup, lalu kini dijaga agar tak padam sebelum waktunya menyala… Read More ›
18 Tahun Kesabaran:Prabowo dan Gerindra, Penantian Politik yang Pasti
Oleh: Azis Subekti * Tulisan ini tidak dimaksudkan sebagai perayaan kemenangan, melainkan sebagai penanda jalan. Sebab dalam politik, kemenangan yang tidak disertai ingatan kerap menjadi awal dari kelalaian. Partai Gerindra memasuki usia ke-18 dengan satu pengalaman penting: bahwa waktu adalah variabel politik yang tidak bisa dipercepat, hanya bisa dikelola dengan kesabaran dan disiplin. Gerindra lahir… Read More ›