Literasi digital sangat penting dalam era teknologi informasi dan pemanfaatan internet. Pengguna internet di Indonesia sebagian besar untuk keperluan bermedia sosial.
Saat ini media sosial masih banyak disalah gunakan untuk mempengaruhi pengguna internet yang rata-rata generasi remaja-muda. Bahkan media sosial dimanfaatkan untuk penyebaran konten porno atau prostitusi online. Ini sangat membahayakan.
Sebagian besar pengguna internet sering memposting informasi pribadi di kanal medsosnya yang tak seratus persen aman. Dalam banyak kasus, informasi pribadi tersebut sering disalahgunakan pelaku kejahatan di dunia maya untuk aksi penculikan dengan tebusan, penipuan kepada pihak lain dan bahkan kejahatan perbankkan. Ekses seperti ini harus disadari dan dimengerti para pengguna medsos.
Lemahnya literasi dijital membuat informasi yang tersebar di media sosial seringkali di telan bulat oleh warganet. Budaya gampang share tanpa membaca apalagi menganalisa sebuah link berita sangat membahayakan. Saat ini banyak penggiat media sosial tergolong kurang ajar: memberikan judul berbeda dengan isi berita atau video yang diunggahnya. Tanpa tahu isi postingan dan arah opini sebuah postingan mestinya tidak dishare, di like atau disebarkan. Ini cara jitu membentengi hoax yang gampang viral di media sosial.
Orang muda, terutama mahasiswa, perlu mendidik diri dan paham mengenai risiko dalam bermedia sosial. Baru-baru ini sebuah perusahaan di Amerika memeriksa akun media sosial calon pegawai mereka dan apa yang dipostingnya. Postingan calon pegawai di media sosial yang tidak sesuai dengan pekerjaan, gambar atau retorikanya yang tidak mencerminkan sikapnya dalam keseharian, membuat perusahaan tersebut batal mempekerjakan mereka. Calon tidak hanya dipandang sebagai aset profesional masa depan di tempat kerja mereka, namun juga dilihat dari citra dirinya.
Menggunakan media sosial dengan bijak pada saatnya akan mempengaruhi karir profesional dan atau perjalanan hidup seseorang dalam mengarungi karya kehidupan. Kita semua harus cermat dan memperhatikan apa saja yang kita posting di kanal medsos kita dan mempertahankan citra profesional dan sopan santun diri kita masing-masing. Bisa jadi apa saja yang kita posting di medsos itu akan mempengaruhi kemana arah masa depan kita.
Tinggalkan komentar