Baru-baru ini, facebook mengumumkan bahwa vitur/tampilan trending topicnya tidak lagi dikerjakan oleh tim editorial. Para programmernya telah berhasil memperbaiki sistem yang digunakan. Kerja tim editorial akan diganti oleh sebuah sistem algoritma. Informasi yang saya peroleh dari theguardian.com algoritma tersebut masih mengalami kekacauan, dimana antara informasi yang ditempatkan di papan trending topic dengan link yang disematkan ternyata berbeda isinya.
Facebook masih harus memperbaiki sistem algoritma untuk memastikan trending topiknya agar bersesuaian dengan isinya.
Facebook pun telah menyangkal temuan theguardian.com, dan mengklaim bahwa itu sudah tidak ada masalah lagi. Memang temuan tersebut pada sekitar bulan Mei dan Facebook terus memperbaikinya.
Bila Facebook punya papan trending topic lalu apa perbedaanya dengan tranding topiknya di Twitter ?
Facebook dan Twitter memiliki platform berbeda dalam hal memoderasi para penggunanya. Facebook bersifat tertutup, berdasarkan atas pertemanan dan group. Ada setelan rule untuk kata/kalimat tertentu yang bisa terblok secara otomatis atas kebijakan pemilik account-nya. Sehingga sistem algoritma akan menampilkan tranding topik yang cenderung tidak stabil, karena algoritma memilah data dari palatform yang tertutup tersebut.
Twitter memiliki platform yang terbuka dengan tingkat lalu lintas cuitan yang lebih tinggi diantara para pengguna. Dengan platform yang terbuka trending topik yang ditampilkan sistem di twitter lebih mencerminkan realitas yang ada di pembicaraan seluruh pengguna Twitter.
Tinggalkan komentar